Perempuan & teorinya
Perempuan pertama : “aku tahu, engkau telah berusaha memilihkan yang terbaik buatku, tapi ayah tolong ijinkan aku untuk memilih apa yang jadi pilihanku karena bersamanya aku bisa merasa melihat dunia”. Tak terasa kata-kata itu sudah berlalu 3 tahun yang lalu.
Perempuan kedua : “jujur saja, sekarang aku bukan penghamba cinta tapi aku berorientasi terhadap kemapanan, karena aku bercita-cita menjadi orang kaya yang darmawan, hee…he…”
Perempuan ketiga : “kalau aku, secara fisik kamu sudah tahu laahh… tipe-tipe Peter gitcu dech”. Ya tahu, si manusia laba-laba (Spiderman) itu tho… “hee… selebihnya asalkan ngomongnya gak nylekit”. Emangnya semut, kalo nggigit nylekit.
Perempuan keempat : “gedhe dhuwur kuning, sabar dan gak banyak bicara”.Hmmm sangat singkat dan jelas.
Perempuan kelima : “aku ingin pria yang bisa ngasih aku SEJUTA”. Perempuan bermata hijau yaa… Eitt… tapi tunggu dulu “maksudku SEJUTA = SEtia, JUjur, & cinTA”. Ohhh…
Perempuan keenam :”yaa… nobody’s perfect lah, urusan cinta bisa ditumbuhkan nanti-nanti saja, kalau qt sudah hidup bersama pasti akan menemukan kelebihan-kelebihannya, yang itu bisa menjadi benih-benih cinta”
Perempuan ketujuh : “aku membutuhkan seseorang yang mampu membuat hatiku tentram, merasa tenang ketika dia dekat ataupun ketika dia jauh”
Perempuan kedelapan : “yang penting adalah keikhlasan, ikhlas menerima apa adanya, dan belajar bersyukur dari apa yang ada”
Perempuan kesembilan : (masih kosong)… mungkin Anda?
Semoga mimpi-mimpi kita menjadi kenyataan, amin…
Kami yang sedang membangun mimpi,
-h4yu-